
Tanda Alur Customer Service Tidak Efisien
November 14, 2025
Apa Itu SSO? Pengertian dan Cara Kerja Single Sign On
November 17, 2025Mengapa MFA Penting untuk Keamanan Akses Modern

Keamanan akses menjadi tantangan besar ketika perusahaan mengandalkan banyak aplikasi dan identitas digital. Di titik ini, kata sandi saja tidak lagi cukup. Serangan rekayasa sosial, phishing, hingga kebocoran kredensial membuat akses akun semakin mudah ditembus. Karena itu, semakin banyak organisasi menempatkan autentikasi multifaktor (MFA) sebagai lapisan wajib dalam proses login.
MFA bekerja dengan meminta pengguna membuktikan identitasnya melalui lebih dari satu faktor, seperti kombinasi kata sandi dan kode OTP, aplikasi autentikator, atau biometrik. Prinsip ini sederhana, tetapi sangat efektif dalam mengurangi risiko akses tidak sah.
Apa yang Membuat MFA Begitu Penting
1. Kata sandi semakin mudah dibobol
Kata sandi tetap menjadi target paling umum. Banyak pengguna memakai kata sandi yang sama di berbagai layanan, dan kebocoran satu akun bisa menyebar ke akun lain. MFA menutup celah ini dengan meminta bukti tambahan yang tidak bisa ditebak hanya dengan mencuri kredensial.
2. Meningkatnya serangan berbasis identitas
Phishing kini lebih canggih dan sering kali memanfaatkan perangkat lunak atau rekayasa sosial yang membuat pengguna tidak menyadari bahwa mereka sedang diserang. Dengan MFA, akses tetap tertahan meskipun pengguna keliru memasukkan informasi login ke situs palsu.
3. Banyaknya akses dari perangkat dan jaringan yang berbeda
Model kerja hybrid membuat akses datang dari berbagai lokasi dan perangkat. Tanpa verifikasi tambahan, perusahaan kesulitan memastikan apakah permintaan akses benar dari pemilik akun. MFA membantu memastikan identitas pengguna sebelum mereka memasuki sistem.
4. Regulasi keamanan semakin ketat
Banyak standar keamanan modern mewajibkan MFA untuk aplikasi internal maupun eksternal. Implementasi MFA membantu perusahaan menunjukkan komitmen terhadap perlindungan data dan kepatuhan terhadap standar global.
5. Kontrol yang lebih kuat terhadap akses sensitif
Tidak semua aplikasi memiliki tingkat risiko yang sama. Dengan MFA, perusahaan dapat menerapkan kontrol tambahan hanya untuk akses yang dianggap kritis, tanpa mengganggu kenyamanan penggunaan aplikasi lainnya.
Bagaimana MFA Bekerja dalam Praktik
MFA umumnya menggabungkan dua atau lebih dari tiga kategori faktor:
-
Faktor yang kamu tahu (knowledge)
Kata sandi atau PIN. -
Faktor yang kamu punya (possession)
Perangkat mobile, token OTP, aplikasi autentikator. -
Faktor yang kamu adalah (inherence)
Biometrik seperti sidik jari, pengenalan wajah, atau pola suara.
Aplikasi akan meminta kombinasi faktor ini ketika pengguna mencoba login atau ketika mereka mengakses area yang lebih sensitif. Pendekatan ini tidak hanya meningkatkan keamanan, tetapi juga memberikan fleksibilitas kepada perusahaan dalam menentukan tingkat verifikasi sesuai risikonya.
Baca Juga : Kebiasaan Pengguna yang Sering Melemahkan Sistem Keamanan
Dampak Penerapan MFA terhadap Perusahaan
MFA menghasilkan dampak keamanan yang signifikan tanpa mengubah pengalaman pengguna secara drastis. Beberapa manfaat yang paling terasa antara lain:
-
Mengurangi risiko penyusupan akun yang sering menjadi pintu awal serangan.
-
Membatasi akses tidak sah ketika kredensial bocor.
-
Meningkatkan ketahanan perusahaan terhadap serangan rekayasa sosial.
-
Memberikan perlindungan tambahan untuk aplikasi penting yang menyimpan data sensitif.
-
Membantu perusahaan memenuhi persyaratan kepatuhan keamanan.
Semakin kompleks sistem perusahaan, semakin besar manfaat yang diperoleh dari penerapan MFA.
Kesimpulan
MFA bukan sekadar fitur tambahan, tetapi langkah dasar untuk memastikan identitas pengguna benar sebelum mereka memasuki sistem. Ketika ancaman berbasis identitas terus berkembang, kehadiran MFA membantu perusahaan menjaga keamanan akses tanpa menambah beban besar bagi pengguna.
Untuk perusahaan yang mulai menghadapi lonjakan aplikasi, akses pengguna yang beragam, atau kebutuhan audit yang lebih ketat, platform seperti Adaptist Prime dapat membantu mengelola identitas dan autentikasi dengan lebih terpusat, sekaligus menjaga kenyamanan proses login di seluruh aplikasi perusahaan.



